Apakah kita terjebak, terjerembab di tanah gerilya dan negeri para pengumpat
Terjebak dalam tubuh dan status yang diagung-agungkan dalam kelampauan sejarah
Hei.. semua yang tenggelam pesta pora hedonisme
Hei.. semua yang terperangkap kebanggan sesaat
yang tersesat di rimba pemikiran
Lihat malam tadi, dan rasakan kembali, terang tak merata
Gulita masih menjajah sudut-sudut negeri
tahukah ? gulita itu ketertinggalan
tahukah ? gulita itu kemiskinan
tahukah ? gulita itu keterbatasan, kebutaan, kehilangan, kekurangan, ketidakberdayaan
gulita itu butuh terang
Apa dan siapa kita sekarang ?
menggantung jakun dan bergulat di kampus rakyat
oh.. Andaikan mata orang-orang di bawah sana tak terbatas gulita
dan sampai pada kekuningan kita disini,
kita adalah matahari
kita adalah matahari
menerangi list-list pengharapan, list-list cita-cita dan mimpi
keadilan, kemakmuran, kesejahteraan menumpuk menjadi daftar perjuangan kita
Lantas apa dan siapa kita sekarang ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar