Selasa, 09 Agustus 2022

untuk Saudaraku

aku tahu sekarang hanya ada kata itu dan perasaan yang tak lagi meggebu..
senyuman itu hanyalah bentuk rekayasa palsu yang tercipta atas pertumpahan kekecewaan dan nafsu..
hanyalah objek adopsi dari fatamorgana yang kelabu
aku tahu
tak ada kejujuran dalam senyuman itu
mungkin hanyalah sebuah tindak pola yang baru
yang menuntut kebahagiaan menjemput
aku tahu senyuman itu bukan untukku
atau untuk kami yang menyeru hal itu..

Sabtu, 10 April 2021

Kue Manggis

kawan .. hei ingatkah? 
ingat dengan kue manggis ? 
itu kue yang dimanapun tak kan kita dapat gratis .. tak dimanapun.. 



ingat saat kita mengemis untuk kue manggis itu ? 
saya sampai menangis, dan banyak kalian meringis , 
meringis.menangis sampai kantung mata kita mengempis 
bahkan habislah sudah sisa cairan tubuh dahulu, bahkan habis sudah cairan untuk sekedar pipis .. 
sadis memang ,, cukup bengis kawan .. tapi kita berhasil mendapatkannya dulu.. 
nyaris kita tak dapatkan kue yang laris dikalangan pemain sepak bola papan atas itu .. 

khah.. kemana kue itu sekarang, habiskah sudah? 
ato kau jual murah kue itu? jangan kau jual murah! 
kesini kawan kita cari lagi kue itu.. hei kawan ayolah 
jangan kau mengangkang terus disana, memamerkan ludah yang mengeras atau lidah yang menjilatinya itu.. 
sini ! kita cari lagi kue itu .. kue yang manis itu.. 
kue manggis yang berlapis-lapis .. 18 lapis kawan .. 





kue manggis. kue manggis kawan. kue anti-egois yang dulu waktumu makan bersamaku. ayolah kawan! 
tak jelaslah kau merengek sembunyi seperti itu. tak ku dan kue itu dengarkan.. 
berlari.dan berusaha. 

kue manggis..

Senin, 14 Januari 2013

Tak Ada yang Kau Pungut


sudahlah, tak ada lagi kata yang harus keluar dari mulut
toh tak ada dari ku yang kau pungut

tak usahlah belaga cemburut
tertawa sajalah melihat anganku bangkrut
bersenang-senang sajalah merasa hatiku sengkarut

toh -sekali lagi- tak ada yang kau pungut
__________

ya, dari kemarin kau hanya manggut-manggut

Minggu, 13 Januari 2013

Elegi




aku tak pernah memintamu untuk menutup telinga
juga untuk menutup mulutmu

kau berceita
tapi ceritamu sakit ..

Untukmu



sementara aku mengagung-agungkan rasa setahun ini
ternyata kau menghempiskannya di sudut-sudut yang aku tak lihat
dan kau melakukan
tanpa berbicara sedikit kata,




_________________
 _aku memang salah
terlalu bersandiwara dengan naskah kekhawatiran ini
tanpa aku sadar bahwa kau tak sadar, kau tokoh utama dalam naskah ini

Karena Kau Tak Pernah Meminta



Semoga kau mengerti lebih banyak arti
memahami lebih hal-hal yang aku maknai,
aku belumlah aku,
karena kau belum meminta aku
karena kau tak pernah meminta aku

aku bisa jadi hal yang kau sebut
yang kau ingin-ingin temui dari lama-lama
tapi, kau tak meminta itu dariku
kau lebih tertarik pada tetangga baru
_
kau tak pernah meminta itu dariku
_

Semoga kau mengerti lebih banyak arti
seperti aku mengartikan seribu mimik dan pantomimmu dari hari ke hari
Semoga kau memahami lebih banyak hal-hal yang dimaknai
seperti aku memahami seribu pertanyaan yang meretas dari hari ke hari

aku menyimpan semuanya,
lama, banyak, dan berat

aku belumlah aku
kemarin aku hanya penjaga dari tenggelamnya kau
sesaat tadi aku hanya penghibur, pencipta rekahan senyuman dan gelak dihari-harimu
aku belumlah aku
aku belumlah aku yang kau ingin temui
karena kau tak meminta
karena kau tak pernah meminta





Keluh - Aku Menyeret Tubuh



aku terbopoh
berjalan menyeret tubuh
mencoba membuang semua asa yang menjenggutku kembali
berimajinasi tentang fatamorgana di depan sana

aku berjalan menyeret tubuh
menggengam hati yang coba aku bungkam
memerasnya keras, membuang semua air kesedihan
air yang tak habis-habis

sakit,
lebih sakit dari tertawa palsu
berat,
lebih berat dari menyimpan seribu wajah palsu

aku berjalan menyeret tubuh,
mencoba menyadari bahwa lautan telah berubah

aku berjalan menyeret tubuh,
menarik-narik memoar yang tak berhenti menusuk-nusuk