Jumat, 24 Februari 2012

Dari Seribu Bukit Itu Aku Tumbuh

dari seribu bukit itu aku tumbuh
hingga kemudian aku putuskan untuk melihat lebih luas dunia
dan merasakan langit dari ketidak terbatasannya
dari anginnya atau dari obrolan burung yang tak henti-hentinya
bersatulah aku dengan keheningan,
membaur di kebiruan,
mengacak-ngacak awan yang bergumpal
lantas menadahi hujan dari titik ke titik
menguapkan semua bara dalam tubuh dan kerentaan ini

di senja, aku berbaur dalam jingga
bertengger diantara awan-awan yang semakin menipis terkikis matahari
menonton burung yang berkelibatan,
bernyanyi bersama kicauan-kicauannya
tenggelam dalam dongeng-dongeng negeri seberang
  
dari serbu bukit itu aku tumbuh
menghabiskan waktu bersama langit dan burung-burung peraduan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar