Sampai pada senja dikelilingi jingga dan gemuruh fotokopi
dadaku kurasa lebih gemuruh dari pada mesin itu , ada kecil-kecil dalam yang tak sabar ..
yang bergelinjat mencari-cari rasa di balik jeruji tua
kertas-kertas tanpa bingkai berserakan ditepak-tepak angin,
satu dua berterbangan, seperti detik-detik yang berguguran memecah angka satu ..
satu pada jam tua dibalik jeruji .. jam yang aku perhatikan setiap gemulai jarumnya .. setiap tingkah cantiknya..
Jeruji hari itu, disenja-senja jingga aku bergemeruh---segerumuh mesin fotokopi
--
si kecil-kecil tadi sekarang lepas berterbangan, mengajak rasa yang ditunggunya tadi melayang-layang di angkasa .. menikmati setiap detik tanpa gemuruh fotokopi ..
.. bangku di senja-senja yang merekam
aku menikmati bangku itu, waktu itu, dan rasa itu ..
Jeruji - Bangku di senja-senja
__________________________________________
(dekatlah untuk aku bisa mendetakanmu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar