Minggu, 13 Januari 2013

ya, Kau ...



lama-lama kemarin
aku sembunyi dalam kabut
meringkik di antara dedaunan
di kedalaman ruang yang lembab
aku sembunyikan dari angin yang menghilirkan,
dari awan yang menghujani
dari matahari yang membakar
dari ombak yang menghanyutkan
dan dari pesan-pesan yang menelantarkan

aku simpan rapat-rapat,
aku sembunyi,
meringkik di antara dedaunan
di kedalaman ruang yang lembab

aku bertemankan gelap,
diramaikan hitam dan bising-bising heningnya..

aku rasa aku sudah sembunyi rapat.


___
siapa kau ?
ada yang lain.. ada hawa yang lain
merasuk pelan diantara sela-sela jemari
menggenggamnya, menggengamku pelan-pelan
membangunkanku dari ringkkan di antara dedaunan di ruang lembab
menamparku dari lamunan panjang tentang para-rasa
tentang angin yang tak selalu menghilirkan
tentang awan yang tak selalu menghujani
tentang matahari yang tak selalu membakar
tentang ombak yang tak selalu menghanyutkan
tentang pesan yang tak selalu menelantarkan
aku bangun dari imajinasi panjang tentang bersembunyi,
aku bangun dari sendiri
siapa kau ?
 ___

siapa kau ?!
dari mana?
aku sembunyi rapat-rapat
tapi kau terus menulusuk jauh
menebar imaji-imaji rasa yang baru
kau menulusuk lagi pelan-pelan
menghunuskan kelembutan
kau masuk dan  merangsak bagian yang paling aku sembunyikan
mengalir besama darah menghujam memoar-memoar masa lalu
memoar-kotak kecil di ulu hati

kau _
membawaku terbang berkenalan lebih baik dengan angin, awan, matahari, ombak dan pesan
siapa kau ?

___
lalu aku sadar siapa kau sekarang
kau yang masuk ketika aku sembunyi rapat-rapat diantara dedaunan di ruang lembab
kau bukan angin,
kau bukan awan, matahari, ombak dan pesan
kau sesuatu yang lain
yang lain
yang menemani, yang memberi arti,
ya.. kau
CINTA 







Tidak ada komentar:

Posting Komentar