apa kabar ?
masihkah rasamu tersesat ?
kau tak hentinya mencari jalan dari kemarin, lidahmu terlalu beku untuk bertemu dengan manis rupanya
kau terlalu sibuk bergelut--menjilati asin keringatmu
lidahmu dibuat teri, kau seperti ikan yang dibawa ombak,
yang kalah betempur di samudera biru
..dan lantas
kau tersesat di padang darat ..
langkah-langkah kaku kakimu berteriak kesakitan,
mengeluh sejadi-jadinya,
terusik ..
tanyakan pada orang ?
apa tidak ada yang membopongmu ?
apa tidak ada yang memberimu makna ?
kau tersesat pada labirin darat yang tak karuan
apa kabar ?
puaskan berayun-ayun dengan sesat
percuma kau dengan tumpukan peta dan kamus itu ..
apa tidak ada yang membopongmu ?
apa tidak ada yang memberimu makna ?
kau tersesat pada labirin darat yang tak karuan
ini hatiku, jiwa yang lelah dengan igauan mahalmu..
tidak kau kau mencoba menjangkau kata
setidaknya sekedar berbahasa , tidak bisakah ?
sampaikanlah kepadaku, -- kau tersesat . sebelum semua semakintak bermakna
sampaikan kepadaku, -- kau butuh rasa dan makna
sampaikan kepadaku ..
sampaikan padaku !
___
'apa kabar ?' akan ku tanyakan ini lagi disuatu saat nanti
di saat jarak jadi penghubung kita, kawan
di saat kehilangan jadi alasan keberadaan kita,
di saat kenyataan jadi kedustaan yang paling moderat ,
disaat kita .
belajarlah berbahasa _ setidaknya maknakanlah semuanya untukku
Apa kabar ? akan ku tanyakan ini lagi (lagi) disuatu saat nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar