Kamis, 08 September 2011

Pagi yang Baru

Ditumpuk lagi ...
Hak-hal lama dijarah lagi
Angin baru berguling-guling mentanahkan kemarin
sementara matahari menancapkan sinar di sudut-sudut makara
sementara air bersembunyi dalam suara pada akar-akarnya
sementara subur, dan burung-burung baru mulai berbahasa

Ini tanah kuning!
aku sampai pada kebingungan sejati
antara hentak menghentak kaki
atau jadi bagian yang diinjak-injak mati
atau diam sampai dahan makara menembus jantung sedikit demi sedikit

Ini tanah kuning!
di pagi yang baru!
Tempat matahari bertingkah baru
menggelapkan kemarin,
dan membakar bumi lebih lebih
lebih dari pembakaran mata-mata pergerakan

Aku ada d isini
di pagi yang baru
tempat rasaku hangus menyala
dan mimpi-mimpi dijunjung tinggi
dalam bara-bara anyar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar