Sabtu, 22 Agustus 2009

Untuk saudaraku

aku tahu sekarang hanya ada kata itu dan perasaan yang tak lagi meggebu..
senyuman itu hanyalah bentuk rekayasa palsu yang tercipta atas pertumpahan kekecewaan dan nafsu..
hanyalah objek adopsi dari fatamorgana yang kelabu

aku tahu
tak ada kejujuran dalam senyuman itu
mungkin hanyalah sebuah tindak pola yang baru
yang menuntut kebahagiaan menjemput

aku tahu senyuman itu bukan untukku
atau untuk kami yang menyeru hal itu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar