Rabu, 21 April 2010

Kue Manggis

kawan .. hei ingatkah?
ingat dengan kue manggis ?
itu kue yang dimanapun tak kan kita dapat gratis .. tak dimanapun..



ingat saat kita mengemis untuk kue manggis itu ?
saya sampai menangis, dan banyak kalian meringis ,
meringis.menangis sampai kantung mata kita mengempis
bahkan habislah sudah sisa cairan tubuh dahulu, bahkan habis sudah cairan untuk sekedar pipis ..
sadis memang ,, cukup bengis kawan .. tapi kita berhasil mendapatkannya dulu..
nyaris kita tak dapatkan kue yang laris dikalangan pemain sepak bola papan atas itu ..

khah.. kemana kue itu sekarang, habiskah sudah?
ato kau jual murah kue itu? jangan kau jual murah!
kesini kawan kita cari lagi kue itu.. hei kawan ayolah
jangan kau mengangkang terus disana, memamerkan ludah yang mengeras atau lidah yang menjilatinya itu..
sini ! kita cari lagi kue itu .. kue yang manis itu..
kue manggis yang berlapis-lapis .. 18 lapis kawan ..



kue manggis. kue manggis kawan. kue anti-egois yang dulu waktumu makan bersamaku. ayolah kawan!
tak jelaslah kau merengek sembunyi seperti itu. tak ku dan kue itu dengarkan..
berlari.dan berusaha.

kue manggis..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar